BULLETIN BALAI HATPEN

Bulletin Terbaru


Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan berarti dinding tenggorokan menebal atau bengkak, berwarna lebih merah, ada bintik-bintik putih dan terasa sakit bila menelan makanan.

Apa penyebab radang tenggorokan?

[Baca selengkapnya].



Definisi Hidung

DEFINISI HIDUNG | BAGIAN HIDUNG | PENYAKIT PADA HIDUNG

Secara anatomi, hidung (latin = nasale) adalah penonjolan pada vertebrata yang mengandung nostril, yang menyaring udara untuk pernapasan. Hidung sebagai suatu istilah, dapat juga digunakan untuk ....

[Baca selengkapnya]
.



Stroke penyebab Kematian

Pendahuluan

Stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan utama dan sebagai penyebab inkapasitas mendadak dalam penerbangan. Pencegahan stroke dimulai dengan mengenali faktor risiko stroke yang dapat dikendalikan seperti hipertensi, hiperlipidemia, diabetes, merokok, penyakit jantung/fibrilasi atrium, dan stenosis arteri karotis asimptomatik. Stroke pada usia muda ....

[Baca selengkapnya]
.



Penyebab Kerusakan Mata

Penyebab Kerusakan Mata

Kesehatan mata sudah selayaknya dijaga dengan baik. Namun gaya hidup, budaya kerja, kebiasaan makan, lingkungan yang tercemar dan sikap terhadap diri sendiri seringkali justru membahayakan mata. Bahkan tanpa disadari ada beberapa hal yang dapat merusak kesehatan mata, mulai dari merokok hingga pola diet yang salah.

....

[Baca selengkapnya]
.



Pengertian Rabun Dekat dan Rabun Jauh

Pengertian Rabun Dekat dan Rabun Jauh

1. Rabun Dekat

Rabun dekat adalah rabun yang disebabkan kondisi mata dimana cahaya yang masuk tidak secara langsung fokus pada retina tetapi di depannya. Hal ini menyebabkan gambar yang satu melihat ketika melihat sebuah objek yang jauh menjadi tidak fokus tetapi dalam fokus ketika melihat benda ....

[Baca selengkapnya]
.



Mengurangi Angka Kematian Kelahiran Bayi

Di Indonesia diperkirakan satu bayi lahir meninggal setiap enam menitnya, salah satunya akibat memiliki berat badan yang rendah. Tapi dengan metode kangguru hal ini bisa dikurangi.

Kematian bayi dalam hal ini yang berusia 0 sampai 1 tahun di Indonesia masih terbilang tinggi dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Dan sekitar 50 persennya meninggal ....

[Baca selengkapnya]
.



Orang Bodoh yang Disebut Dokter Umum

Sebetulnya bagaimana sih nasib dokter umum di Indonesia? Di mata masyarakat awam, sejak dulu sampai sekarang, selalu ada persepsi bahwa menjadi dokter itu enak karena akan mapan secara ekonomi. Mungkin itu yang berlaku jika sudah menjadiseorang dokter spesialis. Tapi apakah hal demikian juga berlaku bagi para dokter umum?

Marilah kita lihat perjalanan seseorang untuk menjadi dokter ....

[Baca selengkapnya]
.



PRIA MINUM SUSU?

Susu adalah cairan berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu dari hewan mamalia betina yang mengandung banyak nutrisi seperti protein, lemak, laktosa dan vitamin serta mineral. Susu biasanya dihasilkan oleh mamalia betina setelah melahirkan untuk diberikan sebagai makanan bagi anak-anaknya. Susu yang biasa dikonsumsi di masyarakat biasanya berasal dari hewan seperti sapi, kambing dan ....

[Baca selengkapnya]
.



10 CARA 'MEMPERKUAT' OTAK

Menjadi orang pintar ternyata bukan hal yang terjadi karena spontan. Selain faktor genetik ada beberapa cara yang digunakan agar kecerdasan Anda meningkat. Bila penasaran, Anda dapat mengikuti 10 langkah alternatif yang disarankan berikut ini :

1. Olahraga

Dipercaya dapat meningkatkan kapasitas otak selama beberapa tahun, namun para ilmuwan menemukan bukti baru yang ....

[Baca selengkapnya]
.



Menilai Apgar pada Neonatus

Apa sih apgar itu? Tentu bagi kalian yang sekarang menempuh pendidikan dokter ataupun kebidanan tidak akan asing dengan istilah-istilah yang berhubungan dengan Pediatrik.
Apgar adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan pada Neonatus. pemeriksaan ini adalah pemeriksaan wajib yang tentu harus dilakukan untuk menilai kondisi Neonatus, bayangkan saja jika seandainya sang ibu dari Neonatus ini ....

[Baca selengkapnya]
.





Pengertian Rabun Dekat dan Rabun Jauh

1. Rabun Dekat

Rabun dekat adalah rabun yang disebabkan kondisi mata dimana cahaya yang masuk tidak secara langsung fokus pada retina tetapi di depannya. Hal ini menyebabkan gambar yang satu melihat ketika melihat sebuah objek yang jauh menjadi tidak fokus tetapi dalam fokus ketika melihat benda dekat.


Rabun dekat atau hiperopia adalah kesulitan melihat objek dekat.

Rabun dekat adalah masalah normal untuk mata di mana titik fokus gambar terbentuk di belakang retina. Masalah bertentangan dengan rabun dekat adalah rabun jauh.

 

Rabun dekat disebabkan cahaya yang ditumpukan di belakang retina bukan di atasnya. Rabut dekat juga bisa jadi disebabkan bola mata yang terlalu kecil atau kekuatan berkonsentrasi terlalu lemah.

 

Rabun dekat biasanya ada sejak lahir, tetapi anak-anak memiliki lensa mata yang sangat fleksible yang dapat mengatasi masalah tersebut. Semakin meningkat usia, kacamata atau lensa kontak perlu untuk memperbaiki penglihatan. Mereka yang memiliki anggota keluarga yang ada rabun dekat, lebih cenderung mengalami rabun dekat.

 

Kacamata, lensa kontak, dan operasi refraksi adalah pilihan utama untuk mengobati gejala visual mereka dengan miopia. Implan lensa sekarang tersedia menawarkan alternatif untuk kacamata atau lensa kontak untuk myopics untuk operasi laser bukanlah pilihan. Orthokeratology adalah praktek menggunakan lensa khusus kontak kaku untuk meratakan kornea untuk mengurangi miopia. Sesekali, gelas lubang jarum digunakan oleh penderita dengan miopia tingkat rendah. Ini bekerja dengan mengurangi blur lingkaran terbentuk pada retina, tetapi efek yang merugikan mereka pada perifer, kontras visi dan kecerahan membuat mereka tidak cocok dalam kebanyakan situasi.

2. Rabun Jauh

Rabun jauh (mata minus) atau secara medis disebut dengan myopia (Inggris:Nearsightedness) adalah kondisi dimana mata tidak mampu melihat objek yang relatif jauh dengan jelas (terlihat kabur) dan memiliki kemampuan untuk melihat objek yang relatif lebih dekat dengan jelas. Hal ini terjadi karena cahaya pantulan objek yang masuk ke mata (focal point) tidak jatuh tepat di retina, melainkan jatuh di depan retina sehingga menyebabkan gambar yang diterima mata menjadi kabur (gambar 2).

Animasinya penyebab Rabun Jauh bisa dilihat di link ini, Your Eye Guide

Biasanya rabun jauh ini dialami oleh kalangan pelajar yang “”kutu buku” dan orang-orang yang bekerja di depan komputer ^_^

Khusus kalangan pelajar atau peneliti sains yang cukup sering menggunakan mikroskop, sebaiknya secara periodik melihat objek jauh saat menggunakan mikroskop, dan untuk mikroskop monokuler menggunakan mata kiri dan kanan secara bergantian, karena hal inilah salah satu penyebab berbedanya ukuran dioptri mata kiri dan kanan.

Rabun jauh diklasifikasikan berdasarkan ukuran refraksi lensa yang dibutuhkan untuk mengoreksinya dalam satuan dioptri.

Miopia ringan, lensa koreksinya (-) 0,25 s/d 3,00 Dioptri.

Miopia sedang, lensa koreksinya (-) 3,25 s/d 6,00 Dioptri.

Miopia tinggi, lensa koreksinya > (-) 6,00 Dioptri. Penderita miopia kategori ini rawan terhadap bahaya pengelupasan retina dan glaukoma sudut terbuka.

Beberapa faktor resiko terjadinya miopia diantaranya adalah:

  1. Genetis. Sebagian besar kasus rabun jauh disebabkan oleh penurunan sifat dari orang tua.

 

  1. Ras. Ternyata, orang Asia memiliki kecenderungan miopia yang lebih besar (70% - 90%) dari pada orang Eropa dan Amerika (30% - 40%). Paling kecil adalah Afrika (10% - 20%).

 

  1. Kekurangan makanan bergizi pada masa pertumbuhan hingga usia 12 tahun.

 

  1. Kebiasaan buruk, misalnya kebiasaan melihat jarak dekat secara terus menerus seperti membaca, melihat media visual (televisi, komputer, gadget) dalam jarak dekat, membaca sambil tiduran, dan membaca di tempat yang kurang cahaya (remang).

Pencegahan Rabun Jauh sebaiknya dimulai dari usia dini, menghindari kebiasaan buruk, mengkonsumsi makanan bergizi khususnya yang mendukung kesehatan mata seperti telur, brokloi, buah alpukat, wortel dan bayam.

Sedangkan untuk mengatasi Rabun Jauh adalah dengan menggunakan kacamata minus atau lensa kontak (ukurannya dapat diketahui melalui periksa mata ke dokter atau di toko kacamata yang memiliki alat pengukur dioptri), terapi obat mata khusus dan melalui operasi misalnya melalui operasi LASIK (Laser-assisted in-situ keratomileusis).

Saya pernah menerima nasehat bahwa rajin membaca Al-Qur’an adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan mata.

 

 

3. Penyebab, Tips Mencegah dan Mengatasi Rabun Dekat

Istilah medis untuk Rabun Dekat adalah Hyperopia atau Hypermetropia (Inggris:Farsightedness), Rabun Dekat adalah kebalikan dari Rabun Jauh, bisa melihat objek jauh dengan jelas dan terlihat kabur melihat objek yang dekat. Hal ini terjadi karena fokal point jatuh diluar retina mata (Gambar 3).

Animasinya penyebab Rabun Dekat bisa dilihat di link ini, Your Eye Guide

Rabun Dekat sering dikaitkan dengan presbyopia (menurunnya elastilitas lensa), biasanya dialami oleh seseorang yang telah berusia sekitar 40 tahun, karena di antara keduanya mempunyai kemiripan gejala yaitu rabun jauh. Jadi secara teknis rabun jauh punya dua nama, disebut hipermetropia jika terjadi pada anak dan orang dewasa usia dibawah 40 tahun dan disebut presbiopia jika terjadi pada orang tua usia 40 tahun ke atas.

Kebanyakan bayi lahir dalam keadaan hipermetropia dan sembuh dengan sendirinya pada usia sekitar 12 tahun. Pada usia muda kemampuan akomodasi mata masih sangat baik, sehingga anak atau remaja yang mengidap hipermetropia tidak merasa terganggu. Pada orang dewasa, kemampuan akomodasi mata akan banyak menurun dan sangat terasa pada usia sekitar 40 tahun, di mana pada saat itu ia akan kesulitan melihat benda kecil dalam jarak dekat (± 30cm).

Pada orang tua, rabun dekat merupakan bagian dari proses penuaan yang secara alamiah dialami oleh hampir semua orang. Penderita akan menemukan perubahan kemampuan penglihatan dekatnya pertamakali pada pertengahan usia empat puluhan. Pada usia ini, keadaan lensa kristalin berada dalam kondisi dimana elastisitasnya telah banyak berkurang sehingga menjadi lebih kaku dan menimbulkan hambatan terhadap proses akomodasi, karena proses ini utamanya adalah dengan mengubah bentuk lensa kristalin menjadi lebih cembung.

Rabun Dekat biasanya dialami oleh orang yang berprofesi supir dan pelaut.

Pencegahan Rabun Dekat sulit dicegah karena merupakan proses alamiah dari penuaan, namun prosesnya dapat diperlambat dengan mengkonsumsi makanan yang mendukung kesehatan mata, menjaga mata dari terpaan cahaya matahari langsung, melihat objek yang dekat secara periodik bagi yang berprofesi supir dan pelaut.

Sedangkan untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan menggunakan lensa positif, operasi bedah mata dan terapi pengobatan.

Sumber : http://bugisnews.blogspot.com/2012/12/inilah-pengertian-rabun-dekat-dan-rabun.html







Bulletin Terkait